ANALISIS KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN ANCAMAN PADA SMK PELAYARAN DEWARUCI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEPELAUTAN

Authors

  • Syafril Zulmaidi

Keywords:

Tantangan Sumber Daya Manusia Kepelautan

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana tujuannya untuk
menggambarkan keadaan atas fenomena yang terjadi di lapangan menggunakan analisis deskriptif
dan SWOT analisis, objek dalam penelitian ini mewawancarai sebanyak 20 siswa/taruna SMK
Pelayaran Dewaruci yang sedang mengikuti ujian kepelautan ahli nautika tingkat IV (ANT-IV).
Latar belakang dalam penelitian ini terkait dengan fenomena kebutuhan sumber daya manusia
dibidang kepelautan yang menghadapi persaingan baik secara internal di dalam negeri maupun
secara eksternal di luar negeri, Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan kajian matriks SWOT
pada lembaga SMK Pelayaran Dewaruci dalam menghadapi tantangan sumber daya manusia
kepelautan.
Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang manajemen umum yang
meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian, sedankan
sumber daya manusia kepelautan adalah sumber daya yang mengambil alih semua fungsi
manajemen transportasi mulai dari perencanaan, komando, pemeliharaan, dan pengawasan
aktivitas. Strategi SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threaths) ini diperkenalkan oleh
Hunger & Wheelen yang merupakan pengembangan strategi yang disusun oleh Ansoff dengan
menambahkan pemanfaatan Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors
Analysis Summary (EFAS), strategi ini memanfaatkan faktor kunci yang bersifat kualitatif tetapi
yang akhirnya di kuantitatifkan dengan pembobotan dan peringkat (rating).
Hasil analisis Mengambarkan Kekuatan yang dimiliki Pada SMK Pelayaran Dewaruci dimana
5 faktornya yaitu Financial yayasan, Guru kejuruan berstandar Internasional, Sarana dan Prasarana,
Memperoleh ISO 9001:2015, Akreditasi A dan Approval Perhubungan Laut mampu mengurangi
kelemahan yaitu Peralihan siswa dari umum ke kejuruan, financial siswa, Bahasa Inggris
(Internasional), Proses pembelajaran yang lama, Ego sektoral antar dinas pendidikan dan
perhubungan laut, mampu memanfaatkan peluang yaitu Pangsa pasar tenaga pelaut Indonesia,
Pangsa pasar tenaga pelaut Internasional, Bekerja sama dengan perusahaan pelayaran, SMK
Pelayaran 10 besar peluang kerja yang dicari, Respon positif masyarakat terhadap lembaga
pendidikan, dan mampu mengatasi ancaman yaitu Persaingan dengan pelaut Filipina, Persaingan
dengan lembaga pendidikan pelayaran negeri, Persaingan harga dengan lembaga pendidikan
pelayaran lainnya (swasta), Lembaga pendidikan lain memegang pangsa pasar besar, Kurangnya
dukungan pemerintah dalam promosi pelaut Indonesia pada SMK pelayaran Dewaruci dan pada
matriks internal-eksternal (IE) menunjukkan bahwa kondisi SMK Pelayaran Dewaruci berada pada
pada sel 5, pada sel 5 di matriks internal-eksternal (IE) mendapatkan nilai diantara 2 sampai 3 dalam
posisi sedang (rata-rata) dan peluang yang ditawarkan juga sedang, dalam posisi tersebut SMK
Pelayaran Dewaruci dapat menerapkan konsentrasi pertumbuhan melalui integrasi horizontal yaitu
dengan cara meningkatkan kualitas kompetensi taruna/i.
Simpulan penelitian ini, Berdasarkan Matrik Internal Eksternal (IE) dan Matriks SWOT posisi
SMK Pelayaran Dewaruci konsentrasi pada strategi pertumbuhan melalui intregasi horizontal
dengan meningkatkan kualitas kompetensi taruna/I untuk mencapai maksimal.

References

Echols, John M. et. al 2010. Kamus Inggris-Indonesia an English-

Indonesian Dictionary (Edisi Cetakan XXIX). Jakarta: Pt. Gramedia

Pustaka Utama

Ed, Pandu, Yudha. 2010. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor

17 Tahun 2008 tentang PELAYARAN(cetakan pertama). Jakarta

Selatan: penerbit Indonesia LegalCenter Publishing.

Eryus, 2014. Manajemen Strategi Transportasi dan Logistik

Jakarta: Diterbitkan oleh Tiara Warna Prinind

Hasibuan, Malayu S.P. 2014. Manajemen Dasar, Pengertian, dan

Masalah (Edisi Revisi, Cetakan Kesepuluh). Jakarta: Bumi Aksara.

IMO (INTERNATIONAL MARITIME ORGANIZATION) Publication. 2010.

STCW “The Standard of Training, Certification, and Watchkeeping forSeafarers 1978

amendments manila 2010 (Consolidated Edition).

Kosasih dan Soewedo, 2012. Manajemen Perusahaan Pelayaran.

Jakarta: Diterbitkan oleh Pt. RajaGrafindo Persada

Lasse, D.A, 2015. Manajemen Bisnis Transportasi Laut, Carter, dan

Klaim. Jakarta: Diterbitkan oleh Pt. RajaGrafindo Persada

Manullang, M. 2012. Dasar-Dasar Manajemen (Cetakan keduapuluh

dua). Yogyakarta: GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS.

Mulyana, Deddy. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif (Cetakan

kelima) Bandung: Diterbitkan oleh Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif (Cetakan

Keduapuluhsembilan) Bandung: Diterbitkan oleh Remaja Rosdakarya

Neolaka, Amos. 2014. Metode Penelitian dan Statistik (Cetakan

pertama).

Bandung: Diterbitkan oleh Remaja Rosdakarya.

Nur’aini, Fajar. 2019. The Guide Book of SWOT Yogyakarta: Diterbitkan

oleh QUADRANT

Rangkuti, Freddy. 2009. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Rivai, Veithzal. et. al. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk

Perusahaan Jakarta: Diterbitkan oleh RajaGrafindo Persada.

Subagyo, Joko.P, 2013. Hukum Laut Indonesia. Jakarta: RINEKA CIPTA

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian (Cetakan ke-23). Bandung: penerbit

ALFABETA.

Suropati, Untung. et, al. 2018. Indonesia Inc. Peta Jalan Menuju Poros

Maritim Dunia. Jakarta: Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo

Sutiyar, et. al 1994. Kamus Istilah Pelayaran dan Perkapalan (Edisi

revisi).Jakarta: Pustaka Beta

Sutrisno, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana

Prenada Media Group

Downloads

Published

2026-03-02

How to Cite

Zulmaidi, S. (2026). ANALISIS KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN ANCAMAN PADA SMK PELAYARAN DEWARUCI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEPELAUTAN. Jurnal Pendidikan Manajemen Transportasi, 3(1). Retrieved from https://ejurnal.stmtmalahayati.ac.id/index.php/JPMT/article/view/145